Juli 14th, 2009
Gejala alergi bisa bermacam-macam, seperti diare, muntah, kolik, bintik kemerahan yang gatal di kulit, pilek, napas berbunyi, atau asma. Salah satu penyebabnya, terutama alergi pada usia bayi adalah makanan seperti susu sapi, telur, kacang tanah, kacang kedelai, dan makanan laut. Para ahli saat ini menganjurkan untuk mencegah alergi sedini mungkin karena belum ada obat yang dapat menghilangkan alergi. Alergi yang dibiarkan juga bisa berkembang lebih berat, misalnya alergi makanan pada bayi bisa menyebabkan alergi saluran napas di kemudian hari. Pencegahan terbaik adalah menghindari makanan penyebab alergi. Read the rest of this entry »
Berbagi
1 Comment |
Uncategorized |
Permalink
Posted by dewisyochria
Juli 14th, 2009
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), pemberian ASI dinyatakan cukup sebagai makanan tunggal bagi pertumbuhan bayi yang normal sampai usia enam bulan. Pemberian ASI eksklusif hingga enam bulan diketahui dapat melindungi bayi dari risiko terkena infeksi saluran pencernaan.
Setelah enam bulan, pemberian ASI saja hanya memenuhi sekitar 60-70% kebutuhan bayi. Dengan kata lain, selain ASI, bayi membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI). Selain itu, bila MPASI tidak segera diberikan, masa kritis untuk mengenalkan makanan padat yang memerlukan keterampilan mengunyah (sekitar 6-7 bulan) dikhawatirkan akan terlewati. Bila hal ini terjadi, bayi nantinya akan mengalami kesulitan untuk menelan makanan atau akan menolak makan bila diberi makanan padat. Pada usia 9-12 bulan, keterampilan mengunyah bayi semakin matang. Read the rest of this entry »
Berbagi
No Comments » |
Uncategorized |
Permalink
Posted by dewisyochria
Juli 14th, 2009
Berdasarkan laporan WHO tahun 2000, hanya15% bayi diberi ASI eksklusif selama 4 bulan, dan pemberian makanan pendamping ASI seringkali tidak sesuai dan tidak aman.
Sejak tahun 1982 literatur medis telah mendata bahwa air susu tiap mamalia termasuk manusia punya daya proteksi terhadap turunannya karena mengandung antibodi terhadap berbagai antigen. Bayi yang tidak pernah mendapat ASI dua kali lebih sering masuk rumah sakit dibanding yang dapat ASI. Banyak penelitian memperlihatkan ASI mengandung antibodi terhadap berbagai bakteri, virus, dan protozoa. Read the rest of this entry »
Berbagi
1 Comment |
Uncategorized |
Permalink
Posted by dewisyochria